Selasa, 24 September 2013

Artikel Terbaru tentang Pelestarian Lingkungan Hidup Indonesia

Artikel terbaru tentang pelestarian lingkungan hidup Indonesia - Dunia beserta isinya merupakan tempat hidup makhluk dari semua jenis. Artinya, secara naluri mereka akan berupaya dengan segala cara untuk mempertahankan eksistensi guna meneruskan generasinya. Akan-tetapi, bumi sebagai sumber kehidupan tak selamanya bisa memberikan produktifitas terbaik. Akan tiba suatu saat dimana laut, darat serta udara mengalami penurunan baik dari segi fungsi maupun manfaat. Selain usia yang memang telah lanjut dengan segala aktifitas alaminya, adalah manusia sebagai makhluk paling beradab yang mana dalam tingkah-lakunya justru menjadi penyebab utama kerusakan hingga menimbulkan polemik tak berkesudahan di muka bumi ini. Rasa ingin memiliki, rakus serta sifat egois menjadi pemicu berbagai masalah lingkungan yang dewasa ini mendera masyarakat dunia. Pencemaran adalah salah-satu isu yang paling santer dibicarakan dengan implikasinya yang luar biasa.

Artikel terbaru pelestarian lingkungan hidup Indonesia

Artikel terbaru tentang pelestarian lingkungan hidup Indonesia hadir untuk mencoba mengurai benang kusut kondisi terbaru lingkungan kita, sebagai alternatif serta solusi menuju masa depan yang lebih baik. Sejatinya bila kita telisik lebih jauh lagi maka akan menemukan sebuah fakta menarik. Bahwa potensi alam di Indonesia telah menawarkan keanekaragaman kekayaan termasuk flora dan fauna, yang dapat di eksplorasi untuk kemaslahatan rakyatnya. Namun, lingkungan hidup di negara ini telah mengalami degradasi yang di tandai dengan penurunan fungsi lingkungan itu sendiri hingga tak berjalan secara optimal. Turunnya kualitas yang di maksud terutama adalah karena campur tangan manusia dengan segala aktifitasnya. Berbagai permasalahan kronis timbul karena faktor kelalain seperti erosi, menurunnya kualitas udara, minimnya area resapan air hingga tingginya angka kemacetan di hampir semua kota besar.

Artikel ini juga ingin menjelaskan makna dari lingkungan hidup serta contoh pelestariannya di Indonesia. Arti lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dan benda termasuk juga alam serta semua makhluk hidup yang saling berinteraksi di dalamnya. Dari pengertian ini dapat kita ambil manfaat bahwa manusia menjadi pihak yang bertanggung-jawab serta memegang peranan atas kelestarian lingkungan di sekitarnya. Hal tersebut dapat di capai dengan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Berikut ini adalah beberapa analisa yang penting untuk kita ketahui bersama.

Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup

A. Faktor Alamiah
Bencana alam menjadi pemicu rusaknya lingkungan hidup yang tak terelakkan. Indonesia sendiri kerap mengalami bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, angin yang merusak (topan/puting beliung), gunung meletus, gempa bumi serta tsunami. Kejadian-kejadian ini merupakan fenomena alam yang kehadirannya sering tak terduga.

B. Faktor Kesengajaan (ulah manusia)
Seperti yang terjadi pada wilayah lain, rusaknya lingkungan hidup di Indonesia ada kalanya merupakan ulah dari orang-orang yang tidak bertanggung-jawab. Manusia dengan segala kelebihannya dari makhluk lain senantiasa berkembang dari pola kehidupan yang sederhana melangkah maju ke tahap modern. Dengan dalih peningkatan taraf hidup tersebut, manusia sering mengeksploitasi kekayaan alam secara berlebihan tanpa memperhatikan aspek keseimbangan. Akibatnya terjadi penurunan fungsi alam sebagai penyangga utama kehidupan.

Usaha atau Cara untuk Pelestarian Lingkungan Hidup
  • Menghentikan kegiatan ekspliotasi alam yang berlebihan
  • Penerapan hukum yang kuat serta tidak memihak kepada golongan tertentu
  • Memberi pengertian kepada masyarakat akan pentingnya pelestarian tanah, air serta udara
  • Pengelolaan sampah serta limbah yang baik dan benar
  • Penanaman kembali hutan yang telah gundul (reboisasi)
  • Menggalakkan pengembangan teknologi ramah lingkungan di semua sektor
Itulah tadi beberapa ulasan yang coba kami angkat dalam artikel terbaru tentang pelestarian lingkungan hidup Indonesia seperti tersebut di atas. Akhirnya, kita harus kembalikan kepada semua elemen terkait utamanya yang mempunyai wewenang di bidangnya agar dapat mengambil kebijakan terbaik. Sebagai masyarakat di tingkat bawah, tentu kita harus berpartisipasi untuk mendukung semua program yang telah di canangkan. Mari mulai perubahan ini dari diri kita pribadi serta dari hal-hal terkecil di sekitar kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar